Browsed by
Author: Valdy

Beragam Wejangan dalam Membeli Asuransi Mobil

Beragam Wejangan dalam Membeli Asuransi Mobil

membeli asuransi mobilSudah membeli asuransi mobil? Kalau berani membeli mobil, berarti harus siap membeli asuransi mobil dari Allianz, Sinar Mas, ACA, atau lainnya. Berikut ini berbagai kemaslahatan dalam membeli asuransi mobil:

  • Mobil yang mengalami kerusakan akibat dari tabrakan, tergelincir, kejatuhan benda, atau lainnya mesti dibawa ke bengkel untuk mendapatkan perbaikan. Kalau punya asuransi mobil, Anda bisa menekan biaya perbaikan ini.
  • Mobil yang rusak parah, bisa memakan waktu perbaikan yang cukup lama. Apabila punya asuransi mobil, tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi karena umumnya perusahaan asuransi bakal memberikan fasilitas mobil pengganti atau uang transportasi selama mobil diperbaiki.
  • Kecelakaan mobil terkadang tidak hanya membuat mobil mengalami kerusakan tetapi juga membuat supir & para penumpang luka ringan sampai berat. Biaya pengobatan atau perawatan untuk supir & penumpang mobil akan dialihkan para perusahaan asuransi jika memiliki asuransi mobil.
  • Mobil mogok bisa diakibatkan oleh arus listrik aki lemah, alternator aus, karburator bermasalah, dan masih banyak lagi. Jika mengalami hal ini di tengah perjalanan, Anda bisa menghubungi pihak perusahaan asuransi untuk mendapatkan layanan derek.

Untuk mendapatkan berbagai kemaslahatan tersebut, Anda sebelumnya harus mengajukan klaim asuransi. 

Begitu menyenangkan bukan jika memiliki asuransi mobil? Maka dari itu, berpikir untuk membeli asuransi mobil sedini mungkin apabila belum mengantonginya. Untuk meminimalisir kesalahan dalam pembelian asuransi mobil, berikut ini beragam wejangan yang bisa diperhitungkan:

Gandeng perusahaan asuransi “A” atau “B”?

Sebagai tindakan awal, Anda dituntut mendapatkan asuransi mobil dari perusahaan asuransi yang tepat. Sayangnya, banyaknya perusahaan asuransi yang ada saat ini bisa membuat Anda bingung antara pilih perusahaan asuransi “A” atau “B”. Ada beberapa indikator yang bisa Anda gunakan untuk menemukan perusahaan asuransi yang tepat, di antaranya:

  • Kredibilitas perusahaan. Perusahaan asuransi bakal dianggap kredibel apabila sudah berdiri cukup lama, sudah mendapatkan banyak penghargaan, dan punya catatan yang bagus terutama dalam hal pelayanan pada setiap konsumen & pelanggannya.
  • Jenis layanan. Perusahaan asuransi yang patut dipilih adalah perusahaan yang menawarkan beragam jenis layanan untuk memuaskan konsumen & pelanggannya seperti halnya hotline 24 jam, ambulance, mobil derek, bengkel rekanan & cabang yang tersebar di mana-mana.

Pilih asuransi mobil All Risk atau TLO?

Setelah mendapatkan perusahaan asuransi yang tepat, tindakan selanjutnya adalah memilih jenis asuransi mobil. Asuransi mobil pada dasarnya memiliki 2 jenis yakni asuransi mobil All Risk & TLO. Asuransi mobil All Risk (untuk mobil baru berusia 0 – 10 tahun), bakal menjamin hampir (ada hal-hal yang dikecualikan seperti kerusakan disebabkan oleh banjir, kerusuhan, dsb) semua kerusakan baik ringan maupun berat. Atas dasar ini, premi yang ditawarkan perusahaan asuransi untuk jenis asuransi mobil ini terbilang mahal yakni sekitar 1% sampai 3% (tergantung harga mobil) dari perkiraan harga mobil.

Asuransi mobil TLO (untuk mobil usia 15 tahun), hanya menjamin kerusakan total (di atas 75% dari nilai asli). Dengan kata lain, kerusakan seperti penyok, spion patah, ban bocor, dsb ditanggung sendiri. Premi yang ditawarkan umumnya sekitar 0,8% sampai 2% (tergantung harga mobil) dari perkiraan harga mobil. By the way, coba lihat tabel perbandingan asuransi mobil ini untuk menemukan premi asuransi mobil All Risk atau TLO termurah. Atas dasar uraian di atas, ada beberapa indikator yang bisa Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memilih jenis asuransi mobil:

  • Potensi resiko. Coba perhitungkan potensi resiko Anda. Semakin sering menggunakan mobil untuk perjalanan dekat atau jauh, maka potensi resiko bakal semakin besar. Ini membuat Anda patut memilih asuransi mobil All Risk.
  • Kondisi keuangan. Akan tetapi, cek pula kondisi keuangan. Jangan sampai memaksakan diri untuk membeli asuransi mobil All Risk, padahal kondisi keuangan hanya cukup untuk beli asuransi TLO. Ditakutkan bakal mengganggu kondisi keuangan Anda.
Jangan Beli Asuransi Properti Jika…

Jangan Beli Asuransi Properti Jika…

jangan yaApakah Anda tertarik untuk membeli asuransi properti tapi bingung memilih mana asuransi yang tepat? Jika iya, hal tersebut wajar karena saat ini ada banyak sekali perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi properti dengan manfaat yang mirip. Meskipun begitu, diharuskan dan disarankan untuk tidak asal pilih karena tidak semua perusahaan asuransi memberikan produk asuransi yang sesuai kebutuhan nasabah. Di samping itu, Anda juga tidak bisa komplain karena mereka akan mengabaikan komplain Anda. Bagian terburuk lainnya adalah uang pertanggungan yang diberikan tidak akan sesuai dengan perjanjian sehingga Anda merasa dirugikan. Oleh sebab itu, hati-hati ketika memilih perusahaan asuransi properti dan pastikan bahwa Anda tidak memilih asuransi properti dengan:

Premi yang terlalu mahal

Premi asuransi properti berbeda dengan premi asuransi mobil. Untuk asuransi mobil, Anda bisa saja membayar premi lebih dari juta rupiah per tahun atau bahkan lebih. Untuk tahu rincian premi asuransi mobil dan perbandingannya, silahkan kunjungi http://www.rajapremi.com/asuransi-mobil. Namun, untuk premi asuransi properti, kisaran premi yang harus dibayar dimulai dari ratusan juta rupiah. Sebagai contoh, apabila Anda memiliki rumah dengan harga jual 500 juta, kisaran premi per tahun Anda adalah mulai dari 160 ribuan rupiah sampai 1,1 jutaan rupiah. Jika rumah Anda mewah dan nilai jualnya mencapai 2 milyar, kisaran premi yang harus dibayar mulai dari 650 ribuan rupiah sampai 4,5 jutaan rupiah.

Perlu ketahui bahwa besarnya premi yang dibayar tergantung pada harga rumah, material rumah, dan cakupan perlindungan yang ditawarkan. Apabila nilai jual rumah Anda di bawah 500 juta sedangkan premi yang harus dibayar per tahun sudah mencapai 5 juta, sebaiknya Anda pikir dua kali karena jumlah premi tersebut terlalu mahal. Sebaiknya cek dulu premi asuransi properti di berbagai perusahaan agar Anda tidak tertipu.

Cakupan perlindungan yang tidak sesuai kebutuhan

Apabila Anda tinggal di lokasi yang rawan banjir sedangkan cakupan perlindungan dari asuransi properti yang dipilih tidak menjamin kerusakan atas bencana alam berupa banjir, Anda akan mengalami kerugian besar. Jelas, pihak asuransi tidak akan memberikan santunan, uang pertanggungan, atau ganti rugi apabila rumah Anda kebanjiran dan mengalami kerugian besar. Oleh sebab itu, pastikan untuk tidak memilih asuransi peroprti dengan cakupan perlindugnan yang terlalu sempit atau tidaksesuai kebutuhan. Pada umumnya, cakupan perlindungan asuransi ini sendiri adalah jaminan atas kerusakan akibat huru hara, kebakaran, banjir, dan gempa bumi. Ingat untuk bertanya kepada pihak asuransi apabila ada tambahan cakupan perlindungan agar Anda mengetahui apa saja kerugian-kerugian yang terjadi pada kediaman Anda dan yang dapat dipindahkan ke perusahaan asuransi.

Uang perlindungan yang terlalu sedikit

Apabila nilai jual rumah Anda mencapai angka 1 milyar sedangkan uang perlindungan yang diberikan hanya 300-500 juta rupiah, tentu Anda sendiri yang akan rugi. Sebagai contoh, apabila rumah Anda sering terendam banjir dan mengalami kerusakan hebat, Anda akan merugi jika Anda hanya mendapatkan uang yang sedikit. Hal ini akan memaksa Anda untuk melakukan renovasi dengan biaya pribadi. Sebaliknya, apabila uang perlindungan yang diberikan seuai dengan kebutuhan tempat tinggal Anda, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan asuransi properti tersebut.

Mudah-mudahan dengan mengetahui bahwa Anda tidak disarankan untuk membeli asuransi properti dengan uang perlindungan yang terlalu sedikit, cakupan perlindungan yang terlalu sedikit, dan premi yang terlalu mahal.