Browsed by
Month: January 2016

Jangan Beli Asuransi Properti Jika…

Jangan Beli Asuransi Properti Jika…

jangan yaApakah Anda tertarik untuk membeli asuransi properti tapi bingung memilih mana asuransi yang tepat? Jika iya, hal tersebut wajar karena saat ini ada banyak sekali perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi properti dengan manfaat yang mirip. Meskipun begitu, diharuskan dan disarankan untuk tidak asal pilih karena tidak semua perusahaan asuransi memberikan produk asuransi yang sesuai kebutuhan nasabah. Di samping itu, Anda juga tidak bisa komplain karena mereka akan mengabaikan komplain Anda. Bagian terburuk lainnya adalah uang pertanggungan yang diberikan tidak akan sesuai dengan perjanjian sehingga Anda merasa dirugikan. Oleh sebab itu, hati-hati ketika memilih perusahaan asuransi properti dan pastikan bahwa Anda tidak memilih asuransi properti dengan:

Premi yang terlalu mahal

Premi asuransi properti berbeda dengan premi asuransi mobil. Untuk asuransi mobil, Anda bisa saja membayar premi lebih dari juta rupiah per tahun atau bahkan lebih. Untuk tahu rincian premi asuransi mobil dan perbandingannya, silahkan kunjungi http://www.rajapremi.com/asuransi-mobil. Namun, untuk premi asuransi properti, kisaran premi yang harus dibayar dimulai dari ratusan juta rupiah. Sebagai contoh, apabila Anda memiliki rumah dengan harga jual 500 juta, kisaran premi per tahun Anda adalah mulai dari 160 ribuan rupiah sampai 1,1 jutaan rupiah. Jika rumah Anda mewah dan nilai jualnya mencapai 2 milyar, kisaran premi yang harus dibayar mulai dari 650 ribuan rupiah sampai 4,5 jutaan rupiah.

Perlu ketahui bahwa besarnya premi yang dibayar tergantung pada harga rumah, material rumah, dan cakupan perlindungan yang ditawarkan. Apabila nilai jual rumah Anda di bawah 500 juta sedangkan premi yang harus dibayar per tahun sudah mencapai 5 juta, sebaiknya Anda pikir dua kali karena jumlah premi tersebut terlalu mahal. Sebaiknya cek dulu premi asuransi properti di berbagai perusahaan agar Anda tidak tertipu.

Cakupan perlindungan yang tidak sesuai kebutuhan

Apabila Anda tinggal di lokasi yang rawan banjir sedangkan cakupan perlindungan dari asuransi properti yang dipilih tidak menjamin kerusakan atas bencana alam berupa banjir, Anda akan mengalami kerugian besar. Jelas, pihak asuransi tidak akan memberikan santunan, uang pertanggungan, atau ganti rugi apabila rumah Anda kebanjiran dan mengalami kerugian besar. Oleh sebab itu, pastikan untuk tidak memilih asuransi peroprti dengan cakupan perlindugnan yang terlalu sempit atau tidaksesuai kebutuhan. Pada umumnya, cakupan perlindungan asuransi ini sendiri adalah jaminan atas kerusakan akibat huru hara, kebakaran, banjir, dan gempa bumi. Ingat untuk bertanya kepada pihak asuransi apabila ada tambahan cakupan perlindungan agar Anda mengetahui apa saja kerugian-kerugian yang terjadi pada kediaman Anda dan yang dapat dipindahkan ke perusahaan asuransi.

Uang perlindungan yang terlalu sedikit

Apabila nilai jual rumah Anda mencapai angka 1 milyar sedangkan uang perlindungan yang diberikan hanya 300-500 juta rupiah, tentu Anda sendiri yang akan rugi. Sebagai contoh, apabila rumah Anda sering terendam banjir dan mengalami kerusakan hebat, Anda akan merugi jika Anda hanya mendapatkan uang yang sedikit. Hal ini akan memaksa Anda untuk melakukan renovasi dengan biaya pribadi. Sebaliknya, apabila uang perlindungan yang diberikan seuai dengan kebutuhan tempat tinggal Anda, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan asuransi properti tersebut.

Mudah-mudahan dengan mengetahui bahwa Anda tidak disarankan untuk membeli asuransi properti dengan uang perlindungan yang terlalu sedikit, cakupan perlindungan yang terlalu sedikit, dan premi yang terlalu mahal.

Miliki Asuransi Kendaraan untuk Kenyamanan dalam Berkendara

Miliki Asuransi Kendaraan untuk Kenyamanan dalam Berkendara

Asuransi KendaraanSelain asuransi jiwa, kesehatan, dan juga rumah, asuransi kendaraan juga wajib kita prioritaskan jika kondisi keuangan kita baik. Mengapa demikian? Hal ini menjadi salah satu upaya untuk kita memperoleh kenyamanan dalam berkendara sekaligus menyiasati adanya kerugian finansial yang cukup besar di hari kemudian. Misal, banyak pengendara nakal yang menerobos lalu lintas sehingga tanpa sengaja terjadi tabrakan terhadap mobil yang kita kendarai dan memerlukan dana puluhan juta rupiah untuk memperbaikinya kembali. Namun dengan adanya asuransi kendaraan, kita tidak perlu bingung mengatasi masalah tersebut karena dengan mengajukan klaim ke perusahaan asuransi, kita bisa mengalihkan kerugian tersebut. Anda tertarik memiliki asuransi kendaraan? Apabila iya, lakukan tips berikut untuk memperoleh asuransi dengan tepat:

Pilih perusahaan asuransi yang terpercaya

Untuk mendapatkan asuransi yang tepat, hal utama yang mesti Anda lakukan ialah harus terlebih dahulu menemukan perusahaan asuransi yang terpercaya. Sebab, hal ini akan sangat bergantung daripada proses pendaftaran sampai pengajuan klaim, termasuk fasilitas yang bisa Anda dapatkan. Perusahaan asuransi kendaraan yang terkemuka dan berkualitas tentunya ingin memberikan pelayanan terbaik kepada para nasabahnya, sehingga tak heran bila ciri daripada perusahaan dengan kriteria tersebut memiliki banyak cabang, mobil derek, dan juga mobil ganti agar nantinya dapat digunakan oleh para nasabah pada saat mengklaim asuransinya.

Perlu diketahui, perusahaan asuransi yang profesional utamanya juga mementingkan kepuasan nasabah guna menjaga nama baik perusahaan dan bisa mempertahakan operasioanalnya dalam waktu lama. Begitu juga terhadap nasabah, hal ini akan sangat menguntungkan karena mampu mendapat fasilitas yang dijanjikan. Anda bisa menemukan perusahaan dengan kriteria di atas baik melalui kerabat yang juga mengasuransikan kendaraannya maupun mencari langsung melalui situs di internet dengan melihat beberapa testimoni dari para nasabah lainnya.

Pilih jenis perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan

Ketika Anda telah berhasil menemukan perusahaan asuransi kendaraan yang tepat, maka hal selanjutnya yang perlu Anda persiapkan adalah memilih jenis perlindungan yang tentunya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda, apakah itu all risk atau TLO (Total Lost Only). Perlindungan jenis all risk merupakan perlindungan secara keseluruhan, mulai dari fenomena terkecil misalnya kendaraan mengalami penyok karena tertimpa pohon sampai kendaraan rusak parah misalnya kebakaran.

Sementara perlindungan jenis TLO adalah perlindungan yang bisa dimanfaatkan bila kendaraan mengalami kerusakan parah atau kira-kira di atas 75%. Di samping itu, tersedia pula perluasan perlindungan, misalnya dari bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Bila Anda juga mengambil perluasan perlindungan tersebut, maka hal ini akan membuat jumlah premi Anda meningkat.

Bayar premi sebelum jatuh tempo

Supaya polis Anda tetap aktif dan nantinya klaim asuransi dapat diproses dengan lancar, maka penting bagi Anda untuk membayar premi sebelum jatuh tempo. Misal, premi jatuh tempo di tanggal 3 oktober, sebaiknya lakukan pembayaran di tanggal 1 atau 2 oktober agar proses pembayaran berjalan dengan baik. Supaya keuangan Anda tidak anjlok, pastikan penghasilan yang Anda dapat per bulannya mampu memenuhi pembayaran premi per tahun. Untuk itu, Anda perlu menghitung terlebih dahulu premi yang Anda tanggung dengan penghasilan yang Anda terima per bulan. Ingat, meski premi asuransi kendaraan dibayar per tahun, bukan tidak mungkin keuangan Anda bisa kacau jika pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.

Klaim asuransi sesuai prosedur

Perlu Anda ketahui, umumnya asuransi kendaraan baru bisa diklaim apabila Anda sudah menjalankan sistem kontrak dengan perusahaan di atas 3 tahun. Bila di tahun pertama Anda sudah melakukan klaim, bukan tidak mungkin perusahaan akan menolak. Jelas, mana ada perusahaan yang mau rugi karena nasabah yang mengajukan klaim belum membayar premi secara maksimal tapi malah sudah mengklaim asuransi yang bahkan bisa mengeyam dana jutaan rupiah.

Untuk itu, segera miliki asuransi kendaraan agar nantinya ketika terjadi fenomena yang tidak diharapkan, Anda bisa mengajukan klaim dengan mudah. Sekedar tips, ketahui dengan baik pasti prosedur pengajuan klaim yang benar agar asuransi dapat diproses cepat oleh pihak perusahaan, misalnya harus melapor 3×24 jam pasca kejadian atau memberikan bukti dan surat keterangan yang lengkap akan kejadian.

Asuransi kendaraan memang penting untuk dimiliki. Akan tetapi, juga wajib dipahami dengan baik dan benar tentang informasi seputar asuransi tersebut supaya dapat kegunaannya dimanfaatkan dengan maksimal.